Skip to main content

Hadits Ahmad No. 16652

"Pamanku, Zhuhair bin Rafi' menjumpai aku seraya mengatakan, "Wahai anak saudaraku, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang kami suatu perkara yang perkara itu telah akrab dengan kami." Maka saya bertanya, "Apakah itu wahai pamanku?" dia menjawab, "Beliau melarang kami untuk menyewakan ladang-ladang kami di Shirar (nama sebuah tempat dekat Madinah)." Rafi' berkata, "Saya lalu berkata, "Wahai pamanku, ketaatan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah lebih berhak (untuk dijalani). Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda (melarangnya), kemudian kalian menyewakannya dengan sebuah sungai kecil yang banyak airnya atau dengan beberapa sha' gandum!" Rafi' melanjutkan perkataannya, "Janganlah kalian lakukan, tetapi olahlah atau tanamilah lahan itu." Zuhair berkata, "Maka kami pun menjual harta kami yang ada di Shirar." Abdullah berkata, " Aku bertanya kepada bapakku mengenai hadits-hadits Rafi' bin Khadij, kadang ia berkata, 'Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang kami.' Dan terkadang ia berkata, 'Dari kedua pamannya.' Bapakku lalu menjawab, "Semuanya adalah shahih. Dan yang paling saya sukai adalah hadits Ayyub."

(HR. Ahmad: 16652)

Comments

Popular posts from this blog

Larangan Mensholatkan Orang Munafik

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...

Larangan Menuduh Zina Seorang Budak Tanpa Bukti

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair telah menceritakan kepada kami Ayahku telah menceritakan kepada kami Fudlail bin Ghazwan dia berkata; aku mendengar Abdurrahman bin Abu Nu'm telah menceritakan kepadaku Abu Hurairah dia berkata, "Abu Qasim shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Barangsiapa menuduh seorang budak berbuat zina, maka dia akan dikenakan had (hukuman setimpal) pada hari Kiamat, kecuali jika tuduhannya benar." Dan telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Waki'. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Yusuf Al Azraq keduanya dari Fudlail bi Ghazwan dengan sanad ini. Dan dalam hadits keduanya disebutkan, "Aku pernah mendengar Abu Qasim shallallahu 'alaihi wasallam, yaitu ...

Pacaran Bikin Gak Hafal-Hafal Qur'an

Kalo ngelupain dia aja berat, wajar kalo hafalan Qur'annya susah di ingat. Karena Qur'an tidak selaras dengan maksiat. . Ketika seseorang masih berkecimpung dengan kemaksiatan maka dalam waktu yang sama pasti dia sangat susah untuk melakukan ibadah kepada Allah Ta'ala. Kerana memang jalan menuju Allah tak selaras dengan jalan kemaksiatan. . Maka ini sangat mudah sekali untuk menjafi indikasi dan pengingat pada diri sendiri. Jika memang kita sangat susah untuk beribadah. Maka segeralah beristighfar dan mengingat, dosa apa yang telah kita perbuat, sehingga Allah tak mudahkan kita untuk semakin mendekat padanya dengan beribadah. . Maka salah satu kemuliaan seseorang adalah ketika ia mampu menghafal Qur'an. Eiittss tapi hati-hati, bersihkan dulu pikiran kita dari memikirkan hal yang haram, jika hendak menaruh AlQur'an yang suci di kepala kita. .